//
you're reading...
Tips n Tricks

Seni Memancing Ikan Baronang

Pembaca Budiman,
Hal yang sering tidak disadari oleh para pemancing adalah nilai seni dari memancing jenis ikan ini.
Disini penulis hanya akan membahas seni memancing khusus ikan baronang.

Memancing ikan baronang agak berbeda dengan memancing ikan pada umumnya, salah satu perbedaannya adalah jenis mata pancing yang berbeda (yang dikenal dengan nama pancing GARONG) sebenarnya nama garong kurang tepat digunakan tetapi lantaran sudah sangat populer dimata para pemancing baronang maka dimanapun lokasi selalu menyebutnya dengan pancing garong, sebenarnya lebih tepat dengan sebutan “pancing trebel” (treble).
Is okay, itu hanya sebutan, bukan itu inti penulisan yang akan dibahas.

Satu perbedaan yang harus difahami oleh khalayak umum, bahwa hobby sangat berbeda dengan berdagang.
Demikian banyaknya orang yang mengatakan, buat apa memancing kalau hanya memperoleh satu-dua ekor saja, padahal di pasar banyak, atau mengapa tidak menjaring saja…

Nah disinilah letak seni memancing, kepuasan hati dan kualitas yang lebih diutamakan daripada sekedar hasil melimpah.

Urut-urutan persiapan.
Arsenal (peralatan memancing):
1. Rod (joran) kualitas bagus
Ref : Shimano, maguro warrior, daiwa
dll.
2. Senar anti abrassion dan tidak terlalu lentur. Diameter jangan melebihi 0.3mm
3. Pelampung (tdk terlalu berat).
4. Stopper, untuk menjepit lumut laut
Biasanya yang tidak terbiasa memakai lumut laut mereka memakai nasi yang dilumatkan.

Melihat kondisi laut/cuaca :
Ini sangat vital bagi pemancing yang akan turun laga, menyepelekan hal ini menyebabkan kekecewaan yang tidak kecil bahkan dapat membuat pemancing frustasi.
Set peralatan dan umpan yang sedemikian lengkap tidak akan berarti jika kondisi laut tidak mendukung.
Seperti apa kondisi laut yang tidak mendukung? Ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :
1. Warna air…
Jika menemui kondisi air yang jernih dimana dasar laut/bebatuan karang dan lain lain (pada jarak maksimal 5 hingga 6 meter) tampak jelas terlihat, bahkan ikan-ikan pun terlihat dengan jelas, maka lebih baik urungkan dahulu memancing sembari menunggu hingga air mulai meredup yang tampak ke hijau-hijauan (dasar laut sudah tidak tampak lagi)
Di wilayah kepulauan seribu seperti di dermaga pulau-pulau tertentu, misalnya dermaga pulau ayer, bidadari, kelor dan lain lain sering mengalami air kecoklatan, hal ini karena tercampur dengan air kali yang terbawa arus.
Kondisi air seperti ini juga mengindikasikan bahwa dilokasi itu tidak terdapat ikan sasaran  karena air terpolusi dan hanya ikan-ikan tertentu saja yang tahan terhadap kondisi air seperti itu.

Kondisi Angin:
Angin yang bertiup kencang sangat tidak disukai oleh para pemancing baronang, mengapa demikian?, ya.. Lantaran pelampung indikator yang tergantung kurang lebih 20 hingga 30 cm diatas permukaan air akan bergoyang dengan kuat tidak beraturan sehingga sulit mengindikasikan jika umpan kita sedang di sentuh oleh ikan sasaran.

Kondisi Ideal:
Yang paling memenuhi syarat ideal untuk memancing baronang yaitu kondisi air yang agak keruh kehijau-hijauan atau kebiru-biruan gelap, dimana dasar laut tidak tampak, angin sepoi-sepoi.. Ombak tidak terlalu besar (ngopyak).
Ingat bahwa mancing jenis baronang ini bukan dilakukan ditengah laut dengan menggunakan perahu/kapal kecuali di spot-spot khusus seperti mancing di lahan penanaman rumput laut (di seputaran pulau pari) tetapi mancing dari dermaga pulau atau di bebatuan pinggir laut ataupun di bebatuan pemecah ombak ya karena ikan baronang ini sangat gemar berkumpul di tiang-tiang dermaga atau bebatuan karang yang tidak terlalu dalam karena disitu banyak terdapat makanan utama ikan rersebut berupa lumut atau renik-renik laut lainnya.
Beberapa pemancing malah lebih menyukai berendam se batas dada atau pinggang (ngoyor) sembari memancing.

Rangkaian Pancing:
Seperti yang sudah pernah dijelaskan bahwa rangkaian ini tidak memerlukan reel pancing atau penggulung senar) tetapi cukup senar dengan panjang beberapa meter saja diikatkan diujung rod polos (panjang rod bervariasi, umumnya 4,5meter hingga 7meter)
Pelampung lebih baik diletakkan pada posisi atas permukaan air berjarak kira-kira 20 hingga 30cm, ini berguna saat ikan mulai memagut umpan yaitu dengan bergetarnya pelampung hingga terasa getarannya di tangan, biasanya untuk pemancing yang hobby ngoyor lebih menyukai jenis pelampung celep (pelampung dibiarkan mengambang dipermukaan air).

Seni strike:
Jangan beranggapan jika kita GENTAK pasti ikan kena… Buang jauh-jauh pikiran itu, banyak hal atau tingkah laku kita yang menyebabkan ikan terlepas atau mocel (istilah pemancing baronang).
Ukuran senar yang kecil juga mempengaruhi terlepasnya ikan sebab senar akan mudah putus, terutama jika tergesek karang atau tiang dermaga. Darii itu kita harus bijak dalam memilih ukuran senar yang sesuai dengan sasaran ikan.
Jenis mata pancing juga harus memenuhi syarat sebab kebanyakan jika strike ikan ukuran yang cukup besar, mata pancing mengalami strain (benggang)
Nah, bagaimana trik agar tidak mengalami kegagalan?
Latihan lebih baik dilakukan sebelum turun laga..
Ada cara sederhana untuk melakukan gentakan indah sehingga ikan takluk ditangan kita.
Lakukanlah hal sbb :
1. Ulurlah joran (rod) tanpa senar dan sejajarkanlah ujung joran diatas meja (kira-kira berjarak 5cm)
2. Hentakkan joran keatas dengan kekuatan sedan saja. Usahakan ujung joran saat disentak tidak mengenai alas meja. Jika masih menyentuh alas meja ulangi terus hingga tidak mengenai lagi.
Mengapa demikian? Ya, sebab jika saat disentak dimana ujung joran mengenai alas meja, itu artinya ada space (ruang) turun yang berarti umpan juga mengalami turun sesa’at, nah saat umpan turun, ikan akan menjauh atau lari.
Sebaliknya jika tidak ada space maka mata pancing yang ber-umpan akan menancap di dagu atau bibir ikan baronang tersebut.
peristiwa menancapnya juga belum tentu sempurna, itu tergantung dari kekuatan hentakan joran dan juga posisi tepat matapancing treble terhadap mulut ikan.
Dimanakah letak “seni”nya?
Begitu banyaknya pemancing laut dalam/dasaran yang menggantungkan peralatan mereka dan beralih ke mancing “Baronang” mengindikasikan bahwa ada “something” yang lebih menarik dari pada mancing dasaran.
Yang paling menarik adalah ketika umpan mulai di “cemplung”kan di lokasi yang diduga adalah spot baronang, umumnya pemancing berkonsentrasi “full” dengan mata menatap tajam pelampung, dengan tangan yang siap untuk menghentak joran.
Kondisi seperti ini jangan harap kita akan dilayani pertanyaan atau sapaan untuk meminjam sesuatu seperti gunting, dan lain lain.
Posisi ini bak kucing yang siap menerkam tikus yang akan keluar dari lubangnya.
Begitu pelampung mulai nampak ada kelainan gerakan, bahkan kadang bergetar kuat hingga sangat terasa, tak ayal sang pemancing menghentakkan joran… Sekejap terasa seperti kandas mengenai batu, tetapi sesaat kemudian joran akan menekuk tajam..nah inilah saat-saat yang paling dinanti oleh pemancing baronang…
Tindakan ceroboh dengan terus mengangkat joran keatas menyebabkan ikan dipastikan terlepas, mengendorkan tahan joran juga ikan akan segera merarik masuk kedalam karang atau balik kaki dermaga, hal ini sama saja, ikan akan mocel juga.
Seni menahan joran sedikit mengendorkan dan sedikit demi sedikit mengangkat joran memiliki seni tersendiri yang dapat meracuni pemancing untuk segera mengulangi dan mengulangi lagi.
Adrenalin akan tumpah dengan berdebar-debarnya hati dan berharap harap cemas agar ikan yang berontak kuat tidak terlepas.
Mengkanvaskan ikan jenis ini akan melahirkan kebanggan yang luar biasa, betapa tidak, hanya dengan senar yang halus, matapancing trebel/garong dan dengan umpan yang sangat mudah didapat dapat menaklukkan ikan ini.

Semakin hari jumlah pemancing baronang semakin banyak, bahkan menyebar hingga wilayah-wilayah lampung, kalimantan, bahkan papua.
Selain murah meriah, sensasinya juga tidak kalah menarik dibandingkan mancing ikan dasaran.

Ingin mencoba? Dijamin ketagihan… Atau ingin belajar mancing bareng? silahkan kontak saya terutama jika ingin mencoba keampuhan pancing garong buatan penulis.

WA 08111928246  Pin BB 527909DB

 

 

Salam Gentak
Kleyeng – Pemancing Kelana

IMG-20140914-WA000Anyer-20120219-00225Gar 1

 

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: