//
you're reading...
Kisah

Drifting (Mancing Hanyut) Lagi di Selat Sunda – Drifting (2)

Tidak terelakkan semakin lama metode mancing dengan cara hanyut menjadi semakin menarik, betapa tidak, kejutan demi kejutan terus menanti.  Tentunya cukup masuk akal lantaran spot yang dilintasi cukup banyak oleh gerakan kapal yang terus mengikuti arus laut. Tiga kali penulis mencoba menelusuri selat sunda (tepatnya di sekitaran suralaya), tidak pernah boncos alias anti nihil.  Nah berawal dari hal itu mendorong kawan-kawan yang sudah sejak dahulu sakaw menuntut untuk segera nge-drift lagi, tantangan penulis terima walaupun menurut informasi dari ABK cuaca lagi kurang bersahabat diatas jam 14.00 siang.  Informasi segera penulis sampaikan kepada calon-calon drifter, tetapi dasar semangat sudah membara, sudah sampai di ubun-ubun maka disetujui untuk “berangkat”

Melihat ramalan cuaca BMKG dan Freemeteo menunjukkan koefisien arus 91, wah ini menunjukkan gelombang juga bakalan besar.

Dini hari pukul 03.00 sebagian kawan malah sudah tiba di TPI cikubang untuk mempersiapkan umpan, dan ternyata memang sedang sulit lantaran laut bergelombang/angin dan juga terang bulan penuh.    Ini ciri khas yang sangat dikenal pemancing jika terang bulan, umpan sulit diperoleh.                                      Tanpa mengandalkan spekulasi penulis menyiapkan cumi yang di beli di pasar tradisional dgn kondisi apa adanya.  Benar saja tiba di pasar cikubang Bojonegara-Cilegon Timur cumi tdk ada alias kosong, untuk melengkapi rekan membeli udang hidup dan ikan tengkek (mirip tongkol) untuk di iris-iris segabai umpan.

Tepat pukul 06.00 perahu REFIC mulai berjalan menuju sasaran perlahan-lahan, terlihat rekan rekan dengan semangat yang tinggi duduk termenung membayangkan bakalan terjadi strike-strike mengejutkan. Lamunan-lamunan sering terputus oleh kelakar rekan lain…. nah serunya mancing rame-rame ya seperti ini. Perbekalan lengkap umpan seadanya, yang penting happy.

Tiba di perkiraan spot awal mesin kapal segera di matikan dan tanpa menunggu momen kapal melambat, rekan-rekan langsung dengan tanpa sabar menurunkan umpan ke dasar, semua tampak senyap dengan konsentrasi penuh menunggu getaran yang akan menumpahkan adrenalin.                                                Benar saja, tidak selang beberapa lama joran Rekan Diaz dan Rekan Pepeng menekuk tajam, wahhhh tercapai sudah harapan mereka (penulis bergumam dalam hati) sedang asyik-asyiknya kedua rekan itu memompa joran dan reel ala empang, tiba-tiba ikan berhasil melarikan diri alias mocel… wah…jika spot tetap tanpa bergerak, bisa dipastikan sambaran ikan berikutnya harus menunggu lagi berjam jam.  Tetapi ini drifting bukan diam di spot tetap.   Benar saja, tidak beberapa lama rekan Syahlani strike, sepertinya membatin “ini pasti kerapu lodi” seperti harapan yang tak pernah padam…                              Rupanya dengan penuh konsentrasi berhasil landed juga dan ternyata kakap merah..!!! ukuran sekitar 2 kg.  Luar biasa, kakap merah yang biasa bergerombol di rumpon-rumpon malah hadir di perairan dalam dan ber arus lumayan di sekitaran selat sunda, ini salah satu bentuk kejutan jika mancing cara drifting.

Waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 pagi, strike-strike masih saja terjadi tetapi ukuran table size saja dari jenis gurisi, anehnya juga jenis kuniran menghilang dari wilayah ini, padahal jarang ada pemancing yang tidak tersangkut paut dengan ikan jenis kuniran ini.

Dari kejauhan tampak awan tidak lagi menggumpal tanda angin mulai kencang, benar saja angin mulai menerpa dengan cukup kencang disusul gelombang yang makin membesar, maka diputuskan untuk mencari perlindungan di balik pulau (yang terdekat adalah pulau panjang).

Diseputaran pulau panjang sudah terkenal sering dijaring oleh nelayan untuk mencari teri dan ikan-ikan lainnya, tentunya dengan kegiatan ini jumlah ikan menyusut drastis.                                                           Benar saja, tetapi sama saja dengan beristirahat menunggu badai kembali tenang tetapi hingga sore hari angin mekin menderu… maka diputuskan untuk segera kembali ke dermaga.

Alhasil..mancing kali ini cukup membuahkan hasil yang memuaskan, seandainya cuaca mendukung tidak mustahil ikan-ikan kejutan lain seperti kerapu lodi, tenggiri, kuwe akan memenuhi coolbox pemancing.

Strike berikutnya akan menyusul…selat sunda sangat menjanjikan penuh kejutan…!!! luar biasa..!!!

Selanjutnya foto berbicara.

Salam Strike…!!!selat sunda 8 nov 2014 IMG-20141108-WA001 IMG-20141108-WA000

Discussion

4 thoughts on “Drifting (Mancing Hanyut) Lagi di Selat Sunda – Drifting (2)

  1. Waaa… ternyata bukan kerapu Lodi…
    Tapi lumayan lah Kakap Merah…

    Next kita geser timing start nya kalau prediksi siang hari sudah kena angin…

    Posted by Akhmad Syakhlani | November 10, 2014, 7:16 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: