//
you're reading...
Panduan

Mancing Dengan Cara Drifting (Hanyut)

Mancing Dengan Cara Drifting (Hanyut)
Oleh : Freddy Hariwinoto – Pemancing Kelana

Sungguh tidak dapat dipungkiri bahwa memancing dengan cara ini (drifting dengan menggunakan perahu) dapat memberikan sensasi yang tidak kalah menariknya dibandingkan mancing dasaran pada posisi kapal diam ditempat (sauh jangkar).

Mancing dengan cara ini sebenarnya sudah lama dikenal oleh nelayan setempat, dapat dilihat beberapa perolehan nelayan berupa ikan-ikan ukuran cukup besar yang mempunyai nilai ekonomis jauh lebih baik dibandingkan harga ikan-ikan yang biasa diperoleh mereka dari tepian pantai atau pada jarak garis pantai yang tidak terlalu jauh dari daratan.

Jika diperhatikan tentunya cukup tidak masuk akal mereka bisa mendapatkan ikan-ikan seukuran itu lantaran perahu yang digunakan bukan dikhususkan untuk mancing di laut dalam.

Nah disini penulis ingin memaparkan rahasia “drifting fishing” yang tentunya diharapkan dapat menjadi referensi bagi pecinta mancing khususnya bagi mereka yang menginginkan sensasi yang lebih.

Drifting tidak dapat dilakukan sembarang waktu artinya harus memperhatikan beberapa faktor tertentu antara lain :

1. Arus :
Ini adalah faktor terpenting , arus yang terlalu deras akan menyeret perahu dengan cepat ke lokasi tertentu sehingga menyulitkan kita menempatkan rangkaian pancing, dan jika pancing menyangkut hal ini sangat berbahaya, drag yang lupa di setel menyebabkan rem terkunci dan joran melengkung tajam dalam waktu singkat.
Putus senar dapat menyebabkan joran menyabet kea rah kita.
2. Ombak :
Ombak yang besar tentunya akan menyulitkan pemancing mengambil posisi duduk dan juga sangat melelahkan.
Belum lagi serangan mabuk bagi pemancing yang belum terbiasa dengan goyangan ombak yang cukup besar.
3. Angin :
Angin hampir signifikan dengan besarnya ombak, beberapa event sering terjadi arah angin tidak searah dengan arus ataupun ombak laut.
Pembahasan :
Sebelum melakukan drifting fishing sebaiknya membuka ramalan cuaca di beberapa web yang tersedia seperti freemeteo, bmkg, pasanglaut dan masih banyak lagi.
Perhatikan arah dan kecepatan arus laut, ombak dan angin.
Pada kondisi tertentu juga kerap terjadi arus mati, ombak flat dan angin sepoi-sepoi.
Sekalipun dirasa aman dalam kondisi ini tetapi kurang tepat untuk melakukan drifting fishing.
Pada kondisi ini hampir di semua lokasi termasuk lokasi-lokasi seputaran pulau di isi ikan-ikan kecil. Ikan-ikan besar sepertinya enggan untuk menyantap umpan kita.
Ada suatu lokasi yang tetap ber-arus walaupun tidak cukup banter/kuat, yaitu diwilayah selat.
Seperti kita ketahui bahwa selat adalah wilayah/jalur perpindahan air oleh perbedaan ketinggian sekaligus wilayah migrasi ikan.
Sedikit saja terjadi perbedaan ketinggian satu wilayah misalkan disisi kanan selat dengan sisi kirinya maka akan terjadi aliran arus laut.
Inilah yang sangat menguntungkan bagi pemancing sistim hanyut (drifting).
Umumnya kondisi ini sangat dikenal oleh nelayan setempat.

Perhatikan arah arus dan pukul berapa arus berpindah arah.
Arah arus ini sangat menentukan untuk menempatkan posisi awal perahu kita untuk memulai drifting.
Jika arah arus menuju ketengah samudera, berhati-hatilah sebab biasanya saat drifting pemancing akan terlupa jika kapal sudah bergeser jauh ketengah, bahan bakar yang cukup menjamin perahu dapat kembali kedarat dengan segera.

Ombak yang besar cukup merepotkan dan menjadi kendala tersendiri, tetapi hal ini masih dapat diatasi yaitu denganmenggantung jangkar (tidak sampai dasar laut) sehingga arah ombak dari haluan ke buritan kapal, jika hal ini tidak dilakukan maka ombak akan selalu meng-hantam perahu dari sisi samping dan posisi perahu sangat tidak stabil.

Arah angin asal tidak terlalu kuat menderu deru maka tidak terlalu signifikan pengaruhnya.

Rangkaian Pancing :
Tidak ada aturan khusus untuk ber-drifting, umumnya dengan cara apapun dapat dilakukan seperti jigging, umpan digantung setengah kedalaman, umpan dasaran hingga umpan di kambangkan diatas permukaan air.
Tetapi yang lebih efektif yang sesuai dengan ikan sasaran harus juga disesuaikan rangkaiannya.
Sistim rangkaian pancing kumis (cabang dua) umumnya sering digunakan untuk sasaran ikan Kerapu jumbo seperti kerapu lodi, kerapu macan, kerapu bintang dll yang harga ikan ini dipasaran cukup mahal.
Rangkaian dasar ini juga sering mendapat sambaran ikan kuwe, alu-alu dll.
Rangkaian melayang (setengah air) biasanya yang disasar adalah ikan tenggiri, jika belum terbiasa maka gunakanlah leader dari bahan yang tahan terhadap gigitan tenggiri.
Rangkaian ngambang tidak di rekomendasikan dalam mancing gaya hanyut seperti ini karena jarak umpan ke kita juga sulit bergeser menjauh.

Umpan :
Yang paling favourite adalah umpan cumi segar, hampir semua ikan predator menyenangi umpan yang satu ini.
Umpan udang dinilai kurang efektif, sedangkan umpan tembang hidup atau selar hidup cukup mengundang ikan predator segera mendekat, biasanya dari jenis tenggiri atau ikan talang-talang.

Senar dan mata pancing :
Senar anti-shock terbaik untuk melakukan drifting ini adalah dari jenis Poly Ethilene (PE) tetapi di bagian ujung senar sebaiknya di kombinasi dengan senar leader jenis fluoro carbon yang tidak Nampak di dalam air. Senar PE cukup ukuran PE-3, dan leader dapat digunakan yang ukuran 30 sd 50lbs.

Reel Pancing :
Reel jenis Spinning ataupun jenis OverHead sama sama dapat digunakan untuk mancing jenis drifting ini, tinggal mana yang lebih disenangi menikmati sensasi kejutan ikan.

Rod Pancing (Joran) :
Dianjurkan jangan sekali kali menggunakan joran yang soft action, gunakanlah yang medium-hard.
Sasaran kerapu lodi yang terkenal berdanging tebal di sekitaran mulutnya maka Had action yang menjadi pilihan disamping tentunya menggunakan matapancing super tajam berbahan carbon seperti produk Owner, Kamikaze dll.
Jangan menggunakan mata pancing berbahan lunak (cap kunci) dll.

Kesimpulannya :
Perhatikan arah arus, arus jangan terlalu deras sebab akan sia sia jika perahu bergerak berpindah tempat dengan sangat cepat.
Demikian pula ombak, amati kondisi yang tidak terlalu tinggi.
Sesuaikan perangkat mancing sesuai dengan sasaran yang kita inginkan, jackpot biasanya sering terjadi manakala yang kita inginkan adalah mancing kerapu tetapi malah strike tenggiri..seperti yang pernah penulis alami.

Demikian sekilas mengenai mancing gaya hanyut yang bias membuat ketagihan, lantaran menanti iakan apalagi yang akan menghajar umpan kita.

Berikut beberapa Foto untuk melengkapi artikel sederhana ini termasuk disajikan route drifting di wilayah selat sunda seta foto-foto perolehan ikan.

Salam Strike…!!!IMG-20140531-01600 IMG-20140531-01602 IMG-20140531-01603 IMG-20140817-01697 IMG-20140827-WA002

Discussion

5 thoughts on “Mancing Dengan Cara Drifting (Hanyut)

  1. jekpot TENGGIRI -nya mantap pak Fredy…!!!

    Posted by syakhlani | August 27, 2014, 7:40 am
  2. wuhhh foto karo ams ahlan walsahlan ki cen matrapppp

    Posted by wasis | August 27, 2014, 9:04 am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: