//
you're reading...
Panduan

Keampuhan Umpan Udang Rebon

Kita tentu mengenal sambal terasi penyedap yang membuat lidah bergoyang nikmat sambil menyedot dan mengeluarkan nafas lantaran kepedesan bukan? Apalagi teman sambal adalah ikan favourite, luar biasa.

Inilah salah satu keistimewaan udang yg merupakan komponen terbesar dari terasi. Udang tidak hanya disukai oleh kita yang notabene adalah “pemakan segala” tetapi makhluk hewani lain pun sangat menggemari.

Disini akan dibahas secara singkat khusus mengenai udang rebon.

Rebon ternyata dapat menjadi senjata andalan para pemancing, di daerah tertentu seperti wilayah Tanjung Pasir (Tangerang) nelayan setempat tidak pernah melaut tanpa berbekal udang rebon. Sekali waktu saya menyempatkan menyewa perahu (2 hari 1 malam) untuk memancing ke Pulau Seribu sekaligus ingin mengetahui keampuhan udang rebon yang menjadi senjata andalan utama nelayan itu.

Saat itu saya tetap memakai udang besar segar dengan harapan tentunya “ikan besar” yang menyantap. Pukul 02.00 perahu mulai berangkat dari pantai berbatu tanjung pasir dg tujuan pulau Bokor (kep.1000). Sepanjang jalan terlihat banyak bagan yg terang benderang bak pasar malam membuat hati terasa terhibur.

Beberapa bagan telah selesai menurunkan jaring dan meredupkan petromax itu pertanda bahwa mereka telah memperoleh hasil (cumi, teri, udang dll) perahu kami mendekati bagan itu untuk sekedar membeli umpan berupa teri, cumi dll sebagai cadangan umpan alternatif.

Mengingat waktu fajar masih beberapa jam lagi, kapal tetap ditambatkan di bagan. Sembari menunggu tentunya kesempatan ini tidak saya sia2kan untuk merangkai set pancing, ya saya telah berpengalaman mancing malam di bagan dgn perolehan terbesar adalah ikan barracuda/alu-alu. Dan benar sj berkali kali sy strike barracuda. Hanya ikan ini yg sangat aktif dimalam hari mencari makan terutama cumi-cumi.

Mancing dimalam hari hampir dikatakan “Percuma” memakai umpan udang, apalagi rebon. Umpan2 itu hanya ampuh kala matahari bersinar. Setelah beberapa kali strike barracuda kamipun segera meluncur meninggalkan lokasi tsb menuju pulau bokor.

Ayunan ombak yg mengalun dgn indahnya serta suara mesin kapal yg menderu2 semakin  menambah hasrat untuk segera tiba di spot seputaran pulau bokor. Di sekitar pulau bokor terkenal bertebaran beberapa “rumpon” hal ini karena habitat ditempat itu sangat ideal untuk berbagai jenis ikan yg suka menggerombol seperti ikan kembung, ekor kuning, kuwe, barracuda dll. Kondisi inipun tdk disia2kan oleh para nelayan utk menanamkan rumpon yg tentunya dapat menjadi sumber penghasilan mereka serta turut melestarikan kehidupan biota laut.

Dari kejauhan samar2 terlihat gugusan pulau bokor dalam suasana subuh yg sangat sejuk. Tak terlukiskan betapa senangnya hati dan tak sabaran ingin segera strike yg tentunya dalam bayangan adalah ikan2 besar.

Tak lama kemudian tibalah di lokasi yg tentunya hanya kapten kapal yg tau persis posisi rumpon dimaksud. Kini perahu berputar2 beberapa kali untuk kemudian jangkar diturunkan hingga menyangkut dasar karang, tebakan saya sekitar 40m kedalaman disini.

Rupanya rekan lain sdh tidak sabaran untuk segera menurunkan kail ber-umpan udang segar utuh tanpa menunggu aba-aba awak kapal, akibatnya posisi senar menjadi serong jauh dari posisi rumpon sesengguhnya.

Perlu diketahui bahwa rumpon sangat digemari oleh ikan tanda2, kaci2, kuwe, gurisi dan sesekali ikan Lencam serta banyak gerombolan ikan2 lain spt kembung banjar, ekor kuning dll.

Nah setelah kapal berhenti dgn posisi sempurna barulah sy dan kawan2 lain yg patuh serta teliti menurunkan kail masing2, aneh..tak satupun dari kami strike sebaliknya awak perahu yg terdiri dari 3 org tdk henti2nya menarik kembung seukuran panjang sejengkal.

Strike terjadi terus menerus tiada henti, bahkan sekali strike sering mendapatkan dua ekor sekaligus. Setelah diperhatikan ternyata mereka hanya menggunakan umpan “REBON” yg dikaitkan ke kail yg sangat kecil/halus namun kuat. Maka serentak kami menggulung pancing masing2 dan mencoba mancing gaya nelayan, tdk mudah memang, hrs berlatih beberapa kali, itupun baru mendapatkan bbrp ekor dg frekuensi tdk sesering para nelayan.

Kala mancing kembung spt ini sering terjadi kejutan, ikan yg diangkat keatas acapkali tinggal separuh, ya karena “disambar” ikan predator lain. Maka tak ayal ikan2 kembung yg kami peroleh dijadikan umpan kembali dan apa yg terjadi? Banyak strike barracuda.

Inilah keistimewaan udang rebon, memang rebon sangat menarik ikan2 kecil utk berebut, rebutannya pun menarik ikan2 yg lebih bsr utk mendekat, bgtu seterusnya utk ikan yg lbh bsr lagi.
Rebon sangat ampuh mendatangkan kerumunan ikan, oleh karena itu nelayan sering memakai sebagai “bom” dasaran sembari mengaitkan juga di mata kail kecil. Umpan rebon sangat potensial kala arus laut tdk terlalu kuat atau arus terhenti sekalipun. Sedangkan utk arus yg kuat, rebon akan terbawa sia2 dan ikan yg memakan bukan di posisi itu tetapi menjauh kearah aliran arus.

Nah, akibat dari rebon2 ini maka umpan2 lain yg kami beli di bagan menjadi tdk efektif. Ooo.. Itulah sebabnya mengapa para nelayan tanjung pasir tdk akan berangkat memancing jika tanpa rebon.
Hasil yg kami peroleh sungguh luar biasa, hampir dua karung beras, sangat banyak.

Tetanggapun sangat senang menerima jatah pembagian ikan yg masih segar hasil pancingan kami.

Kisah ini telah terjadi beberapa tahun lalu saat saya dan kawan2 routine memangcing ke kep.1000, namun beberapa kawan sdh berpulang lebih dahulu.

Demikian sekedar uraian mengenai keampuhan rebon.

Salam Strike
FH

Discussion

6 thoughts on “Keampuhan Umpan Udang Rebon

  1. Wahhhh…..mantab brooo….udang rebonnya……salam strike…..salam dari blitar city….jalan merdeka blitar

    Posted by siekingliang | December 29, 2013, 11:20 am
  2. pingin nyoba, kl boleh tau ukuran mata pancing dan kenurnya

    Posted by ratu alam | November 5, 2015, 9:12 am
  3. Good moment

    Posted by yanis | June 28, 2016, 3:10 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: